
Pengurus Pusat Hapkido Indonesia ( PPHI ) yang berkedudukan di Yogyakarta, untuk pertama kali nya menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Hapkido Indonesia antar provinsi yang diikuti oleh 18 tim dari berbagai daerah dengan 215 peserta,yang akan berlaga dalam 5 nomor kategori dgn 1 kategori yang masih di ekshibisikan, adapun kategori tersebut adalah Daeryun (bertarung), Hyung ( Jurus ) , Hoshinsul ( Peragaan teknik beladiri ), Nakbop ( Teknik loncatan ) dan satu nomor yang di ekshibisikan adalah Mugisul ( Teknik Senjata ).
Kejuaraan Nasional ini bertujuan evaluasi dan membangun kebersamaan secara nasional serta mencari calon calon atlet yang berbakat untuk jenjang kejuaraan yang lebih tinggi, mengingat Hapkido Indonesia akan berusaha mengikuti Kejuaraan Dunia Hapkido WHMAF tahun 2017 di Adelaide Australia, selain itu merupakan salah satu persyaratan untuk menjadi mendaftarkan Hapkido menjadi anggota KONI Pusat. Dalam Kejuaraan ini pun akan ditampilkan Tim Demo Junior dari Hapkido WHMAF Korea dan juga dihadiri oleh President Hapkido Dunia ( World Hapkido Martial Arts Federation / WHMAF ) Prof. Don Oh Choi beserta beberapa perwakilan Hapkido sebagai wasit dan tamu dari Koreadan negara tetangga Malaysia dan Singapore .
Hapkido yang sebagai salah satu seni beladiri Korea yang akhir akhir ini banyak diminati kaum perkotaan terutama bagi remaja dan orang dewasa, karena materinya yang sangat kental dengan teknik teknik beladiri praktis nya dan sifatnya yang “hybrid” yaitu memadukan teknik teknik beladiri praktis dengan sebagai olahraga beladiri dan selain melatih teknik lunak ( kuncian, bantingan ) juga melatih teknik keras ( tendangan dan pukulan ), mempelajari pula berbagai teknik permainan berbagai senjata, sehingga banyak praktisi nya merasa mendapatkan beberapa manfaat sekaligus.
Ketua Umum Hapkido Indonesia GBPH. H. Prabukusumo, S. Psi mengutarakan kegembiraan nya atas usaha dan kerja keras dari semua daerah yang telah berhasil mengembangkan Hapkido Indonesia dalam waktu singkat, bahkan seluruh perwakilan dari Sabang sampai Merauke berdatangan dengan beaya mandiri, hal ini tak terlepas dari kepercayaan dan usaha keras Tim PPHI yang dipimpin Master V. Yoyok Suryadi sebagai pendiri Hapkido Indonesia yang tiada henti berkeliling untuk memberikan pelatihan teknik dan manajemen sampai saat ini untuk membentuk para pelatih maupun pengurus sebagai “leader ” di daerah. Selain Kejuaran Nasional yang direncanakan akan dibuka oleh KONI Pusat ini, dilaksanakan serangkaian kegiatan yaitu National Leader Meeting di Hotel Grand Aston, dan National Referee & National Instructor Seminar yang ke 2 serta Ujian kenaikan DAN Hapkido WHMAF, yang diikuti oleh 60 Pelatih dan Asisten Pelatih dari 21 provinsi di Indonesia.
Selaku Ketua Pantia Pelaksana Sabum Yopie Wirawan Adibrata, S. Akt, menyampaikan kesiapan nya dalam menyambut dan melaksanakan rangkaian kejuaraan nasional ini dengan persiapan semaksimal mungkin agar dapat melayani para peserta agar semua kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.
