WHMAF WORLD HAPKIDO CHAMPIONSHIPS 2018 KOREA
Kejuaraan Hapkido tingkat dunia yang berlangsung pada tanggal 29 Juli 2018 di Seoul Korea tersebut, diikuti oleh 19 negara dari perwakilan dari berbagai penjuru dunia , antara lain Tuan rumah Korea, China Hongkong, Malaysia, Indonesia , Singapore, Vietnam, Brunei, Italia, Australia, Italia, Arab Saudi, Panama, Kazakhstan dll
Indonesia mengirimkan 15 atlet terbaik nya , yg turun diberbagai kategori dan kelas serta usia , bbrp atlet bahkan terjun pada lebih dari 1 nomor seni
Kategori yg dipertandingkan adalah Daeryun ( pertarungan ) , Hoshinsul ( peragaan teknik beladiri praktis hapkido ) Hyung ( Jurus ) , Mugi Hyung ( Jurus dengan Senjata ) , Nak bop ( teknik loncatan dan jatuh)
Lawan yg terberat tentu saja Korea yg merupakan tuan rumah dan asal seni beladiri Hapkido , yg menurunkan seluruh kekuatan nya di semua kategori, nomor dan usia
Hapkido memang baru dalam dasawarsa ini mulai mempertandingkan seni beladiri ini di berbagai belahan dunia, berusaha mengejar ketinggalan kepopuleran nya dengan seni beladiri lain yg telah mendunia dan bahkan telah di pertandingan di Olympiade
Hapkido di Indonesia yg telah berkembang sejak 2014, dan menyebar ke 27 provinsi serta secara rutin melaksanakan berbagai kejuaraan tingkat nasional dan terbuka , memang cukup mampu bersaing dan bahkan mampu menerobos kekuatan tuan rumah Korea
Team Hapkido Indonesia yg berangkat dipimpin oleh Ketua Hapkido Indonesia Bpk. Prabukusumo dengan didampingi oleh beberapa official serta Pelatih Danny Daniel Harsono dan Nuriva Ardian Tanjung dengan Atlet :
1. Hurairah dari Aceh ,
2. Edward Pradinata dari Sumatera Utara ,
3. Yustin Lawrensia Larona Larono dari Lampung,
4. Dio Oktavianus dari Lampung,
5. Jacky ChandryWaturandang dari Sulawesi Utara,
6. Devi Safitri dari Kalimantan Barat,
7. Edwin Pradipta dari DIY,
8. Refinanda Nur Isfahani dari DIY,
9. Fazano Fikri El Huda dari DIY,
10. Michael Suryaputra dari DIY,
11. Hajjan Mabruron Nugroho dari DIY,
12. Rafi Rajendra dari DIY,
13. Awwabin Raihan Sofani dari DIY,
14. Novreza Nur Farezi dari DIY
serta satu atlet DKI Jakarta yg gagal turut serta
Dimana seluruh atlet telah mempersiapkan diri di daerah selama hampir 6 bulan sejak Kejurnas 2017 dan dilanjutkan Kejuaraan Asia Tenggara di Singapore dan Pemusatan Latihan singkat di Jogjakarta
Keberangkatan Tim Indonesia yg memang didukung dana mandiri ini sempat kesulitan dalam pengurusan Visa dan keberangkatan atlet dari daerah masing masing , Namun memang semangat luar biasa untuk dapat bersama sama berprestasi dan membawa nama baik Indonesia melalui Hapkido ini membuahkan hasil luar biasa
Dimulai ketika Emas pertama yg diraih Edwin Pradipta di kelas Hyung Usia Junior dan Devi Safitri di kelas Daeryun Senior Putri
Mampu memotivasi atlet atlet lain untuk meraih medali emas dan menjadi yg terbaik
Awwabin Raihan Sofani dan Rafi Rajendra meraih emas di Hoshinsul Junior Free Style
Refinanda Nur Isfahani dan Fazano Fikri El Huda di Hoshinsul Senior Free Style
Adapun Emas juga berhasil diraih oleh Jacky Cahndry Waturandang pada nomor Mugi Hyung Ssang Jul Gong / Double Stick
Serta Perak dengan nomor yg sama oleh Edward Pradinata dari Sumatera Utara dengan permainan double stick berganda dan Edwin Pradipta menambahkan perak pada double stick tunggal kelas Junior
Yustin Lawrensia Larona Laroni meraih Perak pada kategori Daeryun Senior Putri dan Emas pada nomor Hyung Senior Putri
Michael Suryaputra pada Mugi Hyung Junior pada permainan senjata Jan Bong / tongkat panjang
Hajjan Mabruron Nugroho dari DIY juga meraih emas pada kategori Hyung Free Competition Cadet Male
Serta Novreza Nur Farezi pada Hyung free Competition Junior Male
Dio Oktavianus dari Lampung melengkapi dengan Emas di kelas Daeryun Putra Junior
Serta atlet Nakbop dari Aceh Hurairah yg berhasil meraih 2 emas pada nomor High Jump Senior Male serta Long Jump Senior Male, sekaligus membuat kekaguman seluruh penonton dengan lompatan lompatan nya yg mengagumkan penonton
Ke 12 emas yg berhasil diraih dan 3 perak tersebut adalah menggembirakan seluruh Tim Indonesia dan rasa haru Master V. Yoyok Suryadi sebagai direktur teknik Pengurus Pusat Hapkido Indonesia sekaligus pendiri yg merintis seni beladiri Hapkido di Indonesia tersebut yg turut mendampingi Tim
Bahwa sebuah peluang telah terbuka untuk Indonesia jika keberhasilan ini dilanjutkan dengan pengembangan dan pembinaan yg serius dengan dukungan semua pihak terkait, jika mampu membaca peluang tersebut untuk mewujudkan prestasi olahraga yg mampu membawa Indonesia harum dimata dunia
PPHI ( Pengurus Pusat Hapkido Indonesia ) akan melanjutkan dengan Kegiatan Kejuaraan Nasional Hapkido Indonesia III yg berlangsung di DKI Jakarta pada 16 September 2018, sebagai bentuk pembinaan yg kontinyu dan berkesinambungan
Sekaligus mendaftarkan olah raga seni beladiri ini menjadi anggota KONI Pusat
Ketua / President Hapkido Indonesia yg mendampingi sepanjang pertandingan langsung di arena hingga selesai