pengorov hapkido aceh resmi dilantik pada tanggal 7 januari 2017 di gedung auditorium uin ar raniry banda aceh, periode 2016-2020, sekaligus pelantikan pengurus cabang banda aceh , aceh besar, sabang, aceh utara dan simeulu.
Founder (Pendiri) bela diri Hapkido Indonesia, Vincentus Yoyok Suryadi mengatakan Hapkido UIN Ar-Raniry harus lebih berani mengejar sedikit ketinggalan dari daerah lain dan harus mampu menjadi motor penggerak Hapkido di Aceh.
“Saya yakin Hapkido Aceh punya prestasi dimasa yang akan datang. Apalagi UIN Ar-Raniry banyak menyumbang atlit-atlit Hapkido untuk Aceh,” kata Founder Hapkido.
Menurut Yoyok, yang perlu dibenahi kedepan adalah dengan menambah jam terbang para atlit maupun pelatih agar hasil yang didapat lebih maksimal.
Sementara ketua umum hapkido provinsi aceh, T. Irwan Djohan mengatakan bahwa ia menaruh harapan besar agar KONI Aceh dapat mengeksibisi bela diri tersebut untuk diikutsertakan pada kejuaraan PORA Aceh Besar 2018 mendatang.
“Perkembangan Hapkido di Aceh semakin terasa, apalagi sudah terbentuknya pengurus bela diri ini di daerah-daerah seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Simeulue dan Aceh Utara. Kedepan Lhokseumawe Aceh Timur dan Langsa akan segera membentuk pengurusnya juga,” tutur T. Irwan Djohan
Sumber : Koran Aceh