(13-14/05) HAPKIDO Indonesia melaksanakan Daeryun National Coaching Clinic for Coach PON XXI pada tanggal 13 hingga 14 Mei 2023, bertempat di HITC (HAPKIDO Indonesia Training Center) - Ambarbinangun - Yogyakarta. Kegiatan Coaching Clinic ini dibuka secara langsung oleh GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., selaku Ketua Umum PPHI (Pengurus Pusat HAPKIDO Indonesia) dan juga dihadiri oleh perwakilan KONI Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan Diklat ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. "Dengan mempertimbangkan perkembangan HAPKIDO di Indonesia maka PPHI melaksanakan Daeryun National Coaching Clinic for Coach PON XXI guna persiapan Kejurnas Senior ke IV sekaligus BK PON XXI Cabor Hapkido", ujar GBPH H. Prabukusumo, S.Psi.
"Coaching Clinic ini berasal dari 26 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua, Papua Barat", ungkap Master Vincentius Yoyok Suryadi, selaku Direktur Teknik PPHI, "serta DKI Jakarta yang ketua dan pengurus daerah masa bakti 2021 - 2025 dilantik pada tanggal 4 Juni 2022."
Menurut Grand Master Vincentius Yoyok Suryadi yang menjadi pemateri Daeryun National Coaching Clinic didampingi tim pelatih senior PPHI, kegiatan ini memiliki target dan tujuan yaitu mempersiapkan semua Coach yang akan turun dalam Kejurnas Senior ke IV sekaligus BK PON XXI Cabor Hapkido.
"HAPKIDO Indonesia pada tahun 2023 ini berkomitmen untuk melaksanakan Kejuraaan Nasional Senior ke IV dan Babak Kualifikasi PON XXI 2023; Diklat Wasit tingkat Nasional", tegas GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., "dan di tahun 2024 siap berlaga pada PON di Aceh." HAPKIDO sebagai cabang olahraga yang telah resmi tercatat sebagai anggota KONI Pusat, menurut GBPH H. Prabukusumo, secara strategis sudah mempersiapkan lebih awal dalam menyambut PON 2024 dengan mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan kebutuhan HAPKIDO sebagai cabang olahraga resmi di PON 2024 dengan sebaik-baiknya, termasuk menyelenggarakan Diklat pelatih, menyelenggarakan Diklat wasit, serta melaksanakan Kejurnas sebagai syarat mutlak Pra PON dan PON XXI 2024. (red/PPHI)