Bela diri Hapkido Provinsi Kalimantan Utara menargetkan dapat mengirimkan atlet untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido ke-5 di Bali pada bulan Agustus mendatang.

Leader Hapkido Kaltara, Herwinda mengatakan, sebagai cabang olah raga baru di Kaltara, Hapkido mengejar target kepengurusan segera terbentuk, diklat pelatih, UKT Dan, serta terdaftar di KONI Kaltara dan Tarakan, khususnya.

“Setelah terbentuk pengurus baru, kita kejar Kejurnas Hapkido ke 5 di Bali, tidak banyak dulu sekitar 5 atlet Kaltara bisa ikut kejurnas,” terang Herwinda, Sabtu (29/2/2020).

Herwinda menambahkan, untuk calon pengurus sudah disiapkan, salah satunya Martin Billa sebagai Ketua Pengda Hapkido Kaltara. Tiga bulan ke depan ditargetkan sudah terbentuk.

Sementara itu, Master Hapkido Indonesia Vincentius Yoyok Suryadi berharap, kepengurusan Hapkido Kaltara oleh orang Kaltara untuk prestasi dan kemajuan Kaltara.

“Kita ada kerjurnas Hapkido ke-5 di Bali, maka Kaltara kerja keras dan cepat agar bisa ikut,” bebernya.

Yoyok selaku Founder Hapkido Indonesia menjelaskan, bela diri Hapkido berasal dari Korea terbentuk di Indonesia pada bulan Oktober 2014 lalu, dan telah menyebar di 30 provinsi di Indonesia, termasuk Kaltara.

“Tahun lalu kita sudah masuk di KONI, meski belum dipertandingkan di PON, tapi untuk ekshibisi Hapkido akan dilaksanakan di PON 2024 Sumut. Kita tidak ikut ekshibisi di PON Palua karena situasi dan kondisi meski sudah diusulkan,” terangnya

Secara singkat tentang bela diri Hapkido menekankan teknik lunak dan keras. Lunak yakni kuncian, bantingan dan gulatan. Keras seperti tendangan dan pukulan. Bela diri ini juga mempelajari berbagai macam senjata. (*)

 

Sumber: http://korankaltara.com/kaltara-target-kirimkan-5-atlet-ikut-kejurnas-hapkido-di-bali/