Istimewa

Hapkido Indonesia akhirnyaresmimenutuprangkaianpengembanganolahragabeladiriasal Korea tersebut di tanah air, melalui agenda Short Course, yang berlangsung di Hotel Forriz, Yogyakarta, selamaduahariberturut-turut, pada 22-23 Juni. 

Hapkido Indonesiaakhirnyaresmimenutuprangkaianpengembanganolahragabeladiriasal Korea tersebut di tanah air.

Hal inidilakukanmelalui agenda Short Course, yang berlangsung di Hotel Forriz, Yogyakarta, selamaduahariberturut-turut, pada 22-23 Juni. 

PendiriHapkido Indonesia, Master YoyokSuryadi pun turutambilbagian, denganmemberipelatihansecaralangsung.

Iamenilai, penutupandilakukanpadasaat yang benar-benartepat, karenapihaknyasaatinisudahditerimamenjadianggota KONI Pusat.

"Kemudiantanggal 26 (Juni) nantikitapelantikan, di Yogyakarta juga.Sehingga, memangsayakira proses pengembanganinikitasudahiya," ucapnya, saatdijumpaiSabtu (22/6/2019) siang.

Menurutnya, dengan agenda yang telahdigulirkandalamkurunwaktuempattahunterakhirini, Hapkidosudahtersebar di 28 provinsi, di Indonesia.

Namun, iatakmenampik, kegiatanserupaakandilangsungkankembaliandaiterdapatdaerah yang mengajukan.

"Untuk yang dariseluruhkalangandanlatarbelakangbeladiri, kitatutuphariiniya.Tapi, terkecualiadalahdaerah-daerah yang memangkitabelumada.Jadi, mungkinitunantiakankitalanjutkan," katanya, 

Akan tetapi, iamenjelaskan, teruntuk short course berikutnyamerupakanhakparaanggota, yang sudahberlatihsekian lama danmengantongisemacamsuratkuasa, untukmemberipengarahan, sertapelatihankepadamereka, calonasisten, maupunpelatih.

"Seperti yang sayasampaikan, mungkinsajamasihakanadaselanjutnya.Namun, semuaituadalahhakparaanggota di seluruh Indonesia," jelasnya.

Lebihlanjut, Yoyokmengungkapkan, dalamkursussingkatpamungkasini, parapetarungdariberbagaidaerah, mulaiJawa Barat, Jawa Tengah, JawaTimur, DKI Jakarta, Bali, NTT, Kalimantan Barat, hinggatuanrumah DIY tentunya, ikutambilbagian. 

"Antusiasme yang luarbiasa, biasanyasatuangkatan 30 orang, tapikemarinjadi 40, kemudiantiba-tibajadibertambahterus, sampaiakhirnyamenjadisekitar 73 orang ya," pungkasnya.



Sumber :
https://jogja.tribunnews.com/2019/06/22/tersebar-di-28-provinsi-tanah-air-hapkido-indonesia-akhiri-upaya-pengembangan.