KPH Indrokusumo resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Hapkido DIY untuk masa bakti 2019-2023.

Dari pantauan Tribunjogja.com, pelantikan berlangsung dalam suasana yang begitu khidmat, di Aula Kantor KONI DIY, Yogyakarta, Selasa (29/5/2019) siang.

Pengukuhan sendiri, dipimpin GBPH Prabukusumo, selaku Ketua Pengurus Pusat (PP) Hapkido Indonesia.

Di samping itu, turut hadir pula Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, serta Kepala Dikpora DIY, sekaligus pembina Pengda Hapkido DIY, Baskara Aji.

Setelah resmi dilantik, Indrokusumo pun memastikan, kepengurusan baru ini akan langsung bekerja, selaras dengan rancangan kegiatan, yang telah disusun.

Meski terbilang baru, ia meyakini, para personelnya, dapat menjalankan tugas dan amanat secara baik.

"Karena kita bergerak di bidang olahraga ya, paling utama tentu saja soal prestasi. Kita titik beratkan pada perkembangan atlet-atlet Hapkido, agar menambah kejayaan cabor ini," katanya.

"Selain itu, kami juga memohon doa restu dari cabor-cabor lainnya, supaya dalam setiap kegiatan, kita bisa saling bersinergi, serta bermanfaat bagi semuanya," imbuh Indrokusumo.

Sekadar informasi, seni bela diri asal Korea tersebut, sudah ditetapkan sebagai anggota anyar KONI Pusat beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itu, Indrokusumo pun mengaku siap berjuang maksimal, agar Hapkido bisa mendapat pengesahan di tingkat daerah.

"Proses menjadi anggota KONI DIY sudah kita siapkan. Sehingga, ketika RAT (Rapat Anggota Tahunan) tahun 2020 nanti, kita bisa presentasi dengan baik dan diterima menjadi anggota," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto pun mengamini, hal itu merupakan pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru ini.

Dirinya berharap, pada tahun 2020, Hapkido sudah resmi bergabung dalam keluarga besar KONI DIY.

"Segera siapkan syarat-syaratnya, salah satunya harus punya kantor, terus pernah menyelenggarakan Kejurda (Kejuaraan Daerah) minimal dua kal. Tentu, harapan kami, saat RAT 2020 nanti sudah bisa diresmikan ya," katanya.

"Biasanya, kendala cabor itu, ada pengurus, kemudian berkegiatan juga, tetapi tidak punya kantor. Nah, tapi saya pikir, itu bukan masalah bagi Hapkido," imbuh Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNY tersebut. (*)

 

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2019/05/29/hapkido-targetkan-jadi-anggota-koni-diy-tahun-depan