Sebanyak 51 peserta dari 21 provinsi di seluruh Indonesia ambil bagian pada Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kepelatihan Nasional Hapkido yang diselenggarakan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, mulai Jumat (13/7/2018) hingga Minggu (15/7/2018).

Diklat Kepelatihan Nasional Hapkido tersebut diselenggarakan guna menyiapkan pelatih yang berkompeten seiring berkembang pesatnya olahraga anyar ini diseluruh Indonesia.



Hal tersebut dibuktikan dengan berdirinya kepengurusan olahraga asal Korea tersebut di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Master V Yoyok Suryadi, Direktur Teknik PPHI mengatakan pemantapan kualitas pelatih Hapkido ini tak lepas dari animo luar biasa dari masyarakan yang tertarik akan olahraga anyar ini.

Diharapkan, nantinya setelah menjalani Diklat para peserta bukan hanya mapan secara skill namun juga manajemen olahraga.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan menghadirkan secara langsung master instruktur dari Hapkido Dunia atau World Hapkido Martial Arts Federation (WHMAF).

"Setelah menjalani Diklat, para peserta nantinya akan memperoleh lisensi sebagai pelatih ataupun wasit. Namun, nantinya secara berkala lisensi tersebut harus diperbarui guna mengupdate pengetahuan serta kemampuan agar terus berkembang," terang Master V Yoyok Suryadi pada Tribunjogja.com.

Bukan hanya Diklat bagi pelatih dan wasit, dalam kesempatan tersebut juga digelar ujian kenaikan tingkat (UKT) sabuk hitam atau yang yang biasa dikenal DAN hapkido dengan bersertifikat WHMAF.

Makin semaraknya olahraga hapkido diberbagai daerah dan juga dapat terselenggaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sebanyak tiga kali diharapkan dalam waktu dekat hapkido bisa menjadi anggota KONI.

Sementara itu, Ketum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto dalam sambutan pembukaan Diklat berharap hapkido nantinya segera dapat terdaftar sebagai anggota KONI agar olahraga ini makin berkembang dan juga semakin dikenal masyarakat. (*)



sumber : http://jogja.tribunnews.com/2018/07/15/tingkatkan-kualitas-pelatih-dan-wasit-hapkido-indonesia-gelar-diklat