Cabang Olahraga beladiri asal Korea bernama Hapkido yang mulai merambah Bumi Borneo pada penghujung tahun 2015 yang lalu, kini mulai menampakkan geliat perkembangannya. Hal ini ditandai dengan sinergi dalam hal organisasi.
 
Setahun silam Pengurus tingkat Cabang Balikpapan, dan kini bertambah satu lagi Cabang yang diresmikan yaitu Kabupaten Paser. Setelah dua kepengurusan setingkat kota/kabupaten di Kaltim ini terbentuk barulah kemarin (8 Januari 2018), Pengurus Daerah Hapkido Kaltim terkukuhkan melalui prosesi Pelantikan Pengurus oleh Pengurus Pusat.
 
Mengambil tempat di Hotel IBIS Balikpapan, dan dilantik oleh Perwakilan PPHI, yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh wakil ketua bidang organisasi Bapak Rudi Widjaya.
 
Perjuangan para leader Hapkido di Balikpapan, selain mengembangkan jumlah Dojang dan jumlah anggota ini memang tidak mudah, penuh dengan tantangan, salah satunya adalah dengan memperkuat sisi organisasi, dan akhirnya perjuangan ini membuahkan hasil dengan terbentuknya Pengurus Daerah Hapkido Indonesia Kalimantan Timur. 
 
Terpilih lah Jefry Kwando sebagai nahkoda Hapkido Kaltim setelah secara aklamasi disepakati oleh para perwakilan leader Hapkido di Balikpapan, Samarinda dan Paser.
 
Dalam sambutannya ketua umum terlantik menyampaikan  Terimakasih yang setinggi-tingginya kepada segenap pihak, utamanya para penggiat kegiatan Hapkido di Propinsi Kalimantan Timur, yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan  untuk turut memberikan warna dan kontribusi demi kemajuan Hapkido di Bumi East Borneo ini dan kemajuan olahraga prestasi di negeri tercinta Indonesia.
 
Jefri juga berharap apa yang menjadi cita-cita bersama dalam rangka menjadikan harumnya nama Kalimantan Timur di kancah olahraga prestasi di lingkup Nasional ataupun Internasional akan dapat terwujud melalui sinergi dan harmony nya seluruh pihak pihak terkait.
 
Cita-cita terdekat  Pengurua Daerah Hapkido Indonesia Kalimantan Timur saat ini adalah bisa terakomodirnya kami menjadi bagian keluarga besar induk dari cabang-cabang olahraga yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kalimantan Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya.
 
Meskipun untuk saat ini Hapkido Indonesia belum menjadi  bagian dari keluarga besar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), namun hal  tersebut tidak menyurutkan langkah para praktisi untuk terus berkarya mencatat sejarah prestasi mengharumkan Propinsi ini.
Tercatat dalam sejarah, bahwa Kejuaraan Nasional Cabang Olahraga Hakido Indonesia telah berlangsung dalam dua tahun terakhir dengan peserta tak kurang dari 20 propinsi di Indonesia, dan meskipun Kalimantan Timur baru terbentuk  baru hari ini. Namun Eksistensi Propinsi ini telah tercatat dalam even resmi nasional ini, bahkan sejarah membukukan, bahwa Medali Emas Pertama Kejuaraan Nasional Pertama Haokido Indonesia pada tahun 2016 di raih atlit binaan Kalimantan Timur. Dan terus berlanjut pada kejuaraan tahun berikutnya, Propinsi ini terus menorehkan prestasi. Dan yang di depan mata nantinya, 3 atlit Kaltim rencananya akan berlaga pada agenda Kejuaraan Hapkido Se Asia Tenggara pada Maret mendatang di Singapore.
 
Jefry berharap dengan semakin sinerginya semua pihak, baik dari kami selaku pengurus, para praktisi, pelatih, atlit, steakholder dan SKPD Pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur, bukan tidak mungkin Hapkido akan menjadi cabang olahraga andalan Bumi Etam nantinya.